0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Interior Rumah-Macam-Macam Gaya Desain Interior Modern

Interior Rumah-Macam-Macam Gaya Desain Interior Modern

Saatnya berkenalan dengan beragam gaya desain interior yang paling sesuai dengan kepribadianmu. Yuk, cek semuanya di bawah ini.

1. Gaya desain interior modern

Desain modern adalah istilah dalam dunia desain yang merujuk kepada rumah dengan desain bersih, pemilihan warna sederhana, penggunaan material mencakup logam, kaca, dan baja, dan biasanya ada garis-garis bersih.

Desain modern mengutamakan kesan simple di setiap elemen, termasuk furnitur. Kata “ramping” biasa digunakan untuk mendeskripsikan gaya modern ini.
Karena mengutamakan kesederhanaan, biasanya penggunaan aksesori dalam desain ini minim.

2. Contemporary (Kontemporer)

Modern dan kontemporer adalah dua gaya desain interior yang sering digunakan secara bersamaan. Namun, terdapat perbedaan utama antara kedua gaya desain ini.

Desain gaya kontemporer lebih cair dan fleksibel daripada gaya modern yang lebih kaku. Contohnya, kamu masih bisa menemukan aksen garis lengkung pada gaya desain kontemporer yang tidak akan kamu temukan pada gaya desain modern.

3. Minimalis

Konsep minimalis adalah gaya desain modern yang sangat sederhana Gaya desain ini menggunakan pilihan warna netral yang menimbulkan kesan lapang, perabot sederhana dan ramping, serta sedikit aksesori sangat sederhana — demi menghindari kesan berlebihan atau flamboyan.

Kesan utama yang menjadi tujuan dari penerapan gaya desain ini adalah kesederhanaan, fungsionalitas, dan keteraturan.

4. Industrial

Sesuai namanya, gaya industri terinspirasi dari gudang atau loteng kota. Bangunan dibangun dengan gaya industrial sering kali terkesan tidak selesai. Hal ini terlihat dari batu bata yang dibiarkan begitu saja, atau saluran pipa pun dibiarkan terbuka.

Salah satu hunian ikonik yang dibangun dengan gaya desain industri biasanya merupakan loteng bekas bangunan industri dan telah direnovasi. Ciri khas bangunan dengan gaya desain ini adalah memiliki langit-langit tinggi, kayu tua, dan lampu gantung dari logam dengan furnitur fungsional yang sedikit. Mungkin ada satu atau dua karya seni abstrak atau fotografi untuk memperkaya warna dalam ruangan yang didominasi oleh skema warna netral, berasal dari bahan utama kayu dan logam.

5. Gaya desain interior, Mid-Century Modern

Gaya mid century modern adalah gaya desain pertengahan 1900-an, terutama tahun 1950-an dan 60-an. Ada nostalgia retro yang hadir dalam desain mid century modern, dan juga beberapa elemen minimalis. Fungsionalitas yang “tidak ribet” adalah elemen utama desain mid century modern.

Gaya desain ini didominasi oleh bentuk natural atau organik, seperti bentuk oval menyerupai telur, desain kontemporer yang mudah digunakan, dan fabrikasi sederhana. Gaya ini melengkapi interior ruangan apa pun dengan mudah dan juga membantu untuk transisi mulus dari interior ruangan ke eksterior ruangan.

6. Scandinavian

Desain Skandinavia menekankan kesederhanaan hidup yang diterapkan di negara-negara Nordic. Pencahayaan alami yang luas, aksesori minim, dan pemilihan furnitur yang fungsional menjadi ciri desain Skandinavia. Desain furnitur Skandinavia sering terlihat seperti sebuah karya seni, meskipun sederhana.

Kamu pun bisa merasakan fungsionalitas di furnitur yang dipahat dengan motif garis yang menarik. Karakteristik umum lainnya termasuk penggunaan putih sebagai warna yang dominan dan penggabungan elemen-elemen alami seperti kayu, plastik, dan aluminium berenamel, baja, dan papan lantai yang lebar. Terdapat aksen berupa warna berasal dari penggunaan karya seni, aksesori yang terbuat serat alami atau bulu, serta perabot tunggal.

7. Tradisional

Gaya desain tradisional melibatkan detail bernuansa klasik, perabotan mewah, dan aksesori yang berlimpah. Gaya ini berasal dari Eropa. Rumah-rumah tradisional sering menampilkan warna gelap, kayu jadi, penggunaan warna yang kaya, berbagai tekstur dan garis lengkung. Perabotan, hiasan, kain yang digunakan memiliki detail rumit, seperti beludru, sutra, dan brokat serta mencakup berbagai pola dan tekstur. Ada kesan yang dalam dan dimensi yang penuh lapis dalam sebagian besar desain tradisionalnya.

8. Transisional

Gaya transisional adalah gaya yang sangat populer karena menggabungkan gaya tradisional dan modern secara seimbang. Keseimbangan itulah yang membuat desain ini begitu menarik dan tidak terduga. Gaya transisional dapat menggabungkan bahan-bahan modern, seperti baja dan kaca yang kemudian menyatukannya dengan perabotan mewah.

Desain transisional menggunakan pilihan warna yang relatif netral, menciptakan ruang dengan kesan menenangkan serta rileks bergaya, ramping, namun tetap hangat dan mengundang.

9. French Country

Warna-warna yang hangat dan bersahaja merupakan ciri khas gaya french country, dengan sentuhan perabotan kayu hias. Gaya ini terinspirasi dari rumah pertanian yang sering dilengkapi hiasan porselen, linen, serta bed cover tebal.

Dengan warna-warna kemerahan, kekuningan, keemasan yang hangat dan lembut, serta bahan-bahan alami seperti batu dan bata, desain french country menawarkan kehangatan sehingga memiliki daya tarik tersendiri.

10. Gaya desain interior modern, bohemian

Bohemian adalah gaya populer untuk desain dan mode rumah. Gaya ini mencerminkan gaya hidup tanpa beban dengan sedikit aturan yang terpenting adalah keinginan hatimu.
Rumah-rumah Bohemian biasanya dihiasi oleh perabotan vintage dan pajangan berupa lampu, permadani, dan koleksi barang-barang antik.

Bantal lantai di tengah ruang duduk yang nyaman sering ditemukan di rumah bergaya bohemian. Ini sering dipadupadankan dengan lampu chandelier yang mewah, karpet sedikit usang, dan kursi tua.

11. Rustic

Desain rustic terinspirasi dari alam, sering menggunakan elemen alam seperti kayu dan batu yang dapat memberikan kesan hangat. Desain ini biasanya menggunakan langit-langit berkubah berhiaskan balok kayu atau lantai kayu, kemudian memadukan kesan tradisional dengan perabotan dan aksesori yang lebih modern.

12. Shabby Chic

Shabby chic adalah gaya yang terinspirasi dari estetika vintage, tetapi dibandingkan dengan gaya Bohemia dan lainnya, cenderung lebih feminin, lembut, dan halus.
Perabot shabby chic sering kali terlihat usang dengan permukaan cat cenderung memiliki sentuhan akhir bergaya antik.

Warna-warna yang digunakan dalam gaya desain shabby chic biasanya meliputi putih, krem, dan pastel. Aura feminin biasanya ditunjukkan lewat lampu ruangan dan hiasan dinding dengan motif bunga-bunga.

13. Gaya desain interior modern, Hollywood glam

Hollywood glam adalah gaya desain yang mengesankan kemewahan. Gaya desain ini adalah gaya desain yang dramatis, sempurna untuk pemilik rumah dengan kepribadian berani. Gaya desain ini menggabungkan beberapa fitur desain Victoria, termasuk perabot yang terbuat dari beludru, jumbai, dan pemajangan barang antik.

Warna-warna yang digunakan juga sangatlah berani, misalnya ungu, merah, atau turquoise.

14. Coastal / Hamptons

Gaya coastal (sering disebut sebagai gaya Hamptons) berasal dari area tepi pantai Amerika yang ikonik. Gaya ini biasanya menggunakan warna terang dengan nuansa netral yang cool, dipadukan dengan biru dan hijau.

Perabot yang digunakan biasanya berwarna putih atau krem, dan dekorasi atau aksesori ruangan mengandung unsur kayu atau sesuatu diilhami oleh laut.
Elemen menarik lainnya yang dapat ditemukan pada gaya desain interior ini adalah pola bergaris-garis biru dan putih yang ikonik. Kamu pasti sering melihatnya di bantal, penggunaan jendela berukuran besar, sofa putih mewah, dan kayu yang dicat putih.

Tujuan utama gaya desain ini adalah adalah untuk menciptakan lingkungan yang santai dan nyaman terinspirasi dari pantai dan laut.

15. Klasik

Gaya desain interior klasik memiliki tampilan yang elegan dan formal. Gaya ini menggunakan warna-warna yang hangat dan indah seperti emas, merah, dan hijau tua.
Perabotan dalam gaya klasik biasanya memiliki detail yang rumit dan memperlihatkan keanggunan. Gaya desain interior klasik sering ditemukan pada rumah-rumah besar dan mewah.

16. Eklektik

Gaya desain interior eklektik adalah gabungan dari beberapa gaya desain interior yang berbeda. Gaya ini sangat cocok untuk orang-orang ingin menciptakan tampilan yang unik dan berbeda.

Dalam gaya desain interior eklektik, kamu dapat mencampurkan perabotan dari gaya-gaya yang berbeda dan membuatnya terlihat seolah-olah cocok satu sama lain. Gaya ini memungkinkan kamu untuk bermain dengan warna, tekstur, dan bentuk.

17. Gaya desain interior modern, tropis

Gaya desain interior tropis biasanya menampilkan tampilan yang segar dan alami. Gaya ini menggunakan warna-warna cerah seperti hijau, kuning, dan biru.

Dalam gaya tropis, perabotan biasanya terbuat dari bahan-bahan alami seperti bambu dan rotan. Tanaman juga menjadi elemen penting dalam gaya ini. Kamu dapat menambahkan tanaman dalam pot atau merambat pada dinding untuk menciptakan tampilan yang segar dan alami.

Sofa Tamu Ukir Mewah Terbaik, Kursi Ruang Tamu Emas KS165

SOFA TAMU UKIR MEWAH TERBAIK, KURSI RUANG TAMU EMAS KS165

Meja Makan Mewah Klasik Modern Antik Berkualitas Terbaik MMJ-0984

MEJA MAKAN MEWAH KLASIK MODERN ANTIK BERKUALITAS TERBAIK MMJ-0984

Kamar Set Mewah Duco Putih Lengkap Furniture Jepara Melody DF-2718

KAMAR SET MEWAH DUCO PUTIH LENGKAP FURNITURE JEPARA MELODY DF-2718

Set Meja Konsul & Cermin Ukir Mewah Furniture Jepara DF-2786

SET MEJA KONSUL & CERMIN UKIR MEWAH FURNITURE JEPARA DF-2786

Bufet TV Mewah & Lemari Hias Jepara Terbaru BT-1825

BUFET TV MEWAH & LEMARI HIAS JEPARA TERBARU BT-1825

Koleksi Lemari Pakaian Mewah Jepara Elegant Rayford TTJ2706

KOLEKSI LEMARI PAKAIAN MEWAH JEPARA ELEGANT RAYFORD TTJ2706

Meja Rias Terbaru Furniture Jakarta Top Carving Classic Iris BT-1942

MEJA RIAS TERBARU FURNITURE JAKARTA TOP CARVING CLASSIC IRIS BT-1942

Sale Lemari Hias Kaca Putih Kota Jakarta Elegant Style 474MJ

SALE LEMARI HIAS KACA PUTIH KOTA JAKARTA ELEGANT STYLE 474MJ